Dicabuli Sampai Hamil 5 Bulan, Siswi Kelas 4 SD Enggan Menyebutkan Siapa Pelakunya

INDONESIASATU.CO.ID:

TANAH DATAR - Tanah Datar sebagai Kabupaten yang Madani, Berbudaya dan Sejahtera dalam Nilai-nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabbullah kembali tercoreng oleh langganan kasus yang terus menerus terjadi, yakni pencabulan.

Kali ini terjadi di Nagari Simawang, Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar, Sumbar. Korban merupakan siswi disalahsatu Sekolah Dasar (SD) di Nagari Simawang, sebut saja Veronica (15).

Terungkapnya kasus ini berawal dari kecurigaan Erniwati, SPd Wali kelas korban.

Erni memaparkan bahwa dari awal ia curiga melihat pertumbuhan Veronica, atas dadar itu akhirnya Erni berkoordinasi dengan orang tua korban dan terungkap korban telah hamil 5 bulan.

“Sambil menangis korban mengaku telah hamil lima bulan dihadapan orang tuanya, namun tidak mau mengatakan siapa yang melakukannya,” kata Erni kepada salah seorang wartawan, Kamis (04/04).

Erni menambahkan saat ini kepala sekolah sudah  berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk mengambil langkah selanjutnya.

Walinagari Simawang E. Dt. Rajomuyang, saat dikonfirmasi awak media mengatakan kalau masalah ini sudah dilaporkan ke kepolisian.

Sementara itu, Kapolres Tanah Datar AKBP Bayuaji Yudha Prajas melalui Kasat Reskrim AKP Edwin kepada IndonesiaSatu.co.id membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan korban, bahkan polisi sudah menahan pelaku.

“Memang benar (polisi sudah menerima laporan korban), dan tadi pagi saya menandatangani Sprinhan (Surat Perintah Penahanan),” tutur AKP Edwin melalui sambungan telpon Jum’at (05/04)

Edwin menambahakan, pelaku yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang ojek dengan inisial RD (32) sudah berkali-kali mencabuli korban, dalam melancarkan aksinya pelaku memanfaatkan momen saat mengantar jemput korban ke sekolah.

“Korban kebetulan berlangganan ojek pelaku untuk mengantar dan menjemput korban ke sekolah, kondisi itulah yang dimanfaatkan pelaku untuk mencabuli korban,” turupnya.

Laporan : Tin

Editir : Joni Hermanto

 

  • Whatsapp

Index Berita